Dzikir Mutlaq (Umum/Bebas) Subhanallahi wa Bihamdihi, Subhanallahil ‘Adzim

(Dua Kalimat Ringan di Lisan, Berat di Timbangan)

Dzikir Mutlaq Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘adzim adalah amalan yang dapat dibaca kapan saja tanpa terikat waktu, tempat, atau jumlah tertentu. Kedua kalimat ini memiliki makna yang sangat agung dan disebut oleh Rasulullah SAW sebagai dua kalimat yang ringan di lisan namun berat di timbangan amal serta dicintai oleh Allah.

Maknanya:

  • Subhanallahi wa bihamdihi: Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya.
  • Subhanallahil ‘adzim: Maha Suci Allah Yang Maha Agung.

Dzikir ini menggabungkan tasbih (pensucian Allah) dan tahmid (pujian kepada Allah), sehingga memiliki keutamaan yang sangat besar.


Keutamaan Dzikir Subhanallahi wa Bihamdihi, Subhanallahil ‘Adzim

Berikut beberapa keutamaan membaca dua kalimat ini sebagai dzikir mutlaq:

1. Ringan di Lisan, Berat di Timbangan

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa dua kalimat ini sangat ringan diucapkan namun sangat berat dalam timbangan amal pada hari kiamat.

2. Dicintai Allah

Dzikir ini termasuk kalimat yang paling dicintai oleh Allah karena mengandung pujian dan pengagungan kepada-Nya.

3. Menghapus Dosa

Dalam hadits disebutkan bahwa membaca Subhanallahi wa bihamdihi 100 kali dapat menghapus dosa meskipun sebanyak buih di lautan (selama bukan dosa besar tanpa taubat).

4. Mendekatkan Diri kepada Allah

Dzikir ini membuat hati semakin sadar akan kebesaran dan kesempurnaan Allah.

5. Membawa Ketenangan Hati

Mengucapkannya secara rutin membantu menenangkan jiwa dan menjauhkan dari kegelisahan.


Tata Cara Ibadah Dzikir Mutlaq Ini

Karena termasuk dzikir mutlaq, amalan ini tidak memiliki batasan khusus. Berikut tata cara yang dianjurkan:

1. Niat Ikhlas karena Allah

Niatkan membaca dzikir ini semata-mata untuk mencari ridha Allah.

2. Dibaca Kapan Saja

Dzikir ini dapat diamalkan:

  • Setelah shalat fardhu
  • Di waktu pagi dan petang
  • Sebelum tidur
  • Saat senggang
  • Dalam perjalanan

3. Tanpa Batas Jumlah (Dzikir Mutlaq)

Boleh dibaca tanpa jumlah tertentu. Namun jika ingin mengikuti anjuran hadits, dapat dibaca 100 kali dalam sehari.

4. Menghadirkan Makna dalam Hati

Resapi bahwa Allah Maha Suci dari segala kekurangan dan Maha Agung dalam segala sifat-Nya.

5. Diamalkan Secara Istiqamah

Lebih utama membaca sedikit tetapi rutin setiap hari.


Do & Don’t Dzikir Ini

✅ Do (Yang Dianjurkan)

  • Bacalah dengan penuh penghayatan
  • Perbanyak dalam keseharian
  • Jadikan bagian dari dzikir pagi dan petang
  • Ajarkan kepada keluarga
  • Gabungkan dengan dzikir lainnya

❌ Don’t (Yang Perlu Dihindari)

  • Mengucapkan tanpa memahami makna
  • Menganggapnya sekadar bacaan biasa
  • Riya atau ingin dipuji
  • Menentukan tata cara khusus tanpa dalil dalam dzikir mutlaq
  • Lalai dalam berdzikir karena kesibukan dunia

Hikmah Membiasakan Dzikir Ini Setiap Hari

Membiasakan membaca Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘adzim akan membentuk pribadi yang:

  • Lebih sadar akan kebesaran Allah
  • Lebih rendah hati
  • Lebih tenang dalam menghadapi masalah
  • Lebih bersyukur atas nikmat
  • Lebih dekat dengan Allah

Dua kalimat ini sederhana, tetapi memiliki dampak luar biasa bagi kehidupan spiritual seorang Muslim.


Jaga Konsistensi Dzikir dengan Aplikasi MyIbadah

Agar lebih mudah menjaga rutinitas dzikir harian, gunakan aplikasi MyIbadah sebagai pendamping ibadah Anda.

Fitur yang membantu:

  • Pengingat dzikir harian
  • Jadwal shalat otomatis sesuai lokasi
  • Panduan dzikir pagi dan petang
  • Monitoring ibadah

📲 Download sekarang aplikasi MyIbadah dan biasakan membaca Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘adzim setiap hari.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top